Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan adalah unsur pelaksana tugas dan fungsi Kementerian Perhubungan, yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Perhubungan dan dipimpin oleh Kepala Badan.
TUGAS :
Melaksanakan tugas pengembangan sumber daya manusia di bidang perhubungan.
FUNGSI:
a. penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program pengembangan sumber daya manusia di bidang perhubungan;
b. pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia di bidang perhubungan;
c. pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia di bidang perhubungan;
dan
d. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan.
Unit Pelaksana Teknis :
* PPSDM Perhubungan Darat;
* PPSDM Perhubungan Laut;
* Kepala PPSDM Perhubungan Udara;
* Kepala PPSDM Aparatur Perhubungan;
1. STTD Bekasi;
2. STIP Jakarta;
3. STPI Curug;
4. BP3IP Jakarta;
5. PKTJ Tegal;
6. PIP Semarang;
7. PIP Makassar;
8. POLTEKPEL Surabaya;
9. ATKP Medan;
10. ATKP Surabaya;
11. ATKP Makassar;
12. API Madiun;
13. BP2TD Palembang;
14. BP2TD Bali;
15. BP2IP Tangerang;
16. BP2IP Barombong;
17. BP2IP Sorong;
18. BP2IP Malahayati Aceh;
19. BP2TL Jakarta;
20. BP3 Palembang;
21. BP3 Jayapura;
22. BP3 Curug;
23. Balai Diklat Penerbang Banyuwangi;
24. Balai Diklat Pelayaran Padang Pariaman;
25. Balai Diklat Pelayaran Minahasa Selatan;
26. Balai Diklat Pembangunan Karakter SDM Transportasi Bandung.
