SIARAN PERS Nomor: HMS.46/VIII/BPSDMP-2026
*70 Lulusan Poltrada Bali Siap Jadi Bagian dari Solusi Tantangan Efisiensi Logistik Nasional*
Bali (13/8) – Sebanyak 70 lulusan Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) siap menjadi bagian dari solusi menghadapi tantangan efisiensi logistik nasional melalui kompetensi di bidang teknologi otomotif, manajemen logistik, dan manajemen transportasi jalan. Para lulusan tersebut resmi menyelesaikan pendidikan dalam Wisuda Angkatan IV Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Kamis (13/8) di Bali, dan diharapkan mampu membawa pengetahuan serta inovasi untuk memperkuat konektivitas, distribusi, dan efisiensi transportasi nasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Suharto, dalam sambutannya saat mewisuda 70 lulusan berasal dari tiga program studi, yaitu 25 lulusan Diploma III Teknologi Otomotif, 22 lulusan Diploma III Manajemen Logistik, dan 23 lulusan Diploma III Manajemen Transportasi Jalan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 orang merupakan taruna Program Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan dan 22 orang berasal dari program nonreguler atau mandiri.
“Wisuda bukan akhir perjalanan, tetapi awal pengabdian sebagai insan transportasi Indonesia. Jaga nama baik almamater, terus belajar dan beradaptasi, serta jadilah bagian dari solusi. Jika efisiensi logistik masih menjadi tantangan bangsa, kami berharap sebagian jawabannya lahir dari Poltrada Bali,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan efisiensi logistik membutuhkan dukungan SDM yang memiliki kompetensi lintas bidang, mulai dari manajemen logistik dan transportasi hingga teknologi kendaraan. Karena itu, lulusan Poltrada Bali diharapkan tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Berdasarkan kajian World Bank tahun 2013, biaya logistik Indonesia pernah mencapai sekitar 24 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara itu, Bappenas mencatat biaya logistik pada 2022 berada di angka 14,29 persen terhadap PDB. Pemerintah menargetkan angka tersebut terus ditekan menjadi 12,5 persen pada 2029 dan 8 persen pada 2045.
“Permasalahan logistik tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak. Diperlukan kolaborasi antara regulator, operator, perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri. Logistik tidak akan berhasil tanpa didukung manajemen transportasi, sistem kendaraan, sumber daya manusia, serta sistem transportasi yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan dunia industri menjadi salah satu kunci untuk memastikan kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan sektor transportasi. Melalui sinergi tersebut, lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam distribusi barang, manajemen rantai pasok, transportasi multimoda, keselamatan kendaraan, serta pengelolaan transportasi yang semakin efisien.
Komitmen memperkuat keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan industri juga diwujudkan melalui sejumlah kerja sama. Dalam rangkaian kegiatan wisuda, BPSDMP menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Bantul. Sementara itu, Poltrada Bali menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Hino Motors Sales Indonesia, PT Elnusa Petrofin, PT Jasa Raharja Wilayah Bali, PT Lini Trans Sejahtera, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, dan PT Satria Trans Jaya.
Direktur Poltrada Bali, Firga Ariani, mengatakan kemitraan dengan pemerintah dan dunia industri menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan memiliki kompetensi sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan industri. Harapannya, lulusan Poltrada Bali tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bekerja, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan transportasi Indonesia,” ungkapnya.
Kesiapan tersebut mulai terlihat dari sejumlah lulusan Angkatan IV yang telah memasuki dunia kerja. Sebanyak satu lulusan telah bekerja di PT Ritra Cargo Bali, satu orang di PT Lini Trans Sejahtera, dua orang di PT BGR Logistik Indonesia, dan satu orang di PT Freight Express Bali. Selain itu, tujuh lulusan lainnya tengah mengikuti proses seleksi di PT Elnusa Petrofin.
Para lulusan sebelumnya telah dinyatakan lulus melalui Yudisium Angkatan IV Tahun 2026, dan kemudian dikukuhkan pada Wisuda Angkatan IV Poltrada Bali menjadi momentum bagi 70 lulusan untuk melanjutkan pengabdian di tengah kebutuhan Indonesia terhadap SDM transportasi yang semakin kompeten dan berdaya saing. Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia industri, lulusan Poltrada Bali diharapkan tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga bagian dari solusi bagi penguatan sistem transportasi dan efisiensi logistik nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Bali, 13 Agustus 2026
HUMAS BPSDM PERHUBUNGAN
Alamat: Jl. Medan Merdeka Timur No. 5, Jakarta Email: humasti-bpsdmp@kemenhub.go.id IG: @bpsdmp151 FB: Bpsdm Perhubungan Contact Center: info151@kemenhub.go.id