Surabaya (12/05) - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), melantik 235 Perwira Transportasi Laut lulusan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pedidikan Tinggi Riset dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, ASEAN Eng. di lapangan Poltekpel Surabaya pada Kamis, (12/5).
Dalam sambutannya, Prof. Nizam mengungkapkan bahwa para Perwira Transportasi Laut harus siap menghadapi Disrupsi akibat kemunculan Pandemi Covid-19. Dimana disrupsi tersebut menimbulkan situasi darurat, dengan berbagai tantangan dan ketidakpastian.
"Oleh karena itu dibutuhkan kemampuan adaptasi, kreativitas dan keuletan yang tinggi dari kita semua untuk bisa mengatasinya. Ketiga kemampuan tersebut merupakan kompetensi penting saat ini dan ke depan," ungkap Prof. Nizam.
Oleh karena itu ia juga menambahkan bahwa Pelaut merupakan Key Workers yang merupakan kunci dari perdagangan global selama masa pandemi.
"Ditengah merebaknya virus corona, selain tenaga medis yang juga bekerja tanpa memperdulikan keselamatan jiwanya, para pelaut tetap membentangkan layar kapalnya demi mengantarkan berbagai kebutuhan umat manusia ke seluruh penjuru dunia. Apapun keadaannya, pelaut tetap bekerja mengantarkan semua kebutuhan manusia," tambahnya.
Selain hal tersebut, Prof. Nizam menjelaskan bahwa Perwira Transportasi Laut ke depannya juga harus siap menghadapi tantangan era metaverse, ekonomi crypto, dan berbagai perubahan dan ketidak pastian yang disruptif. Dimana dari perspektif industri maritim, otomatisasi semakin diadopsi dalam industri Maritim dengan hadirnya kapal tanpa awak.
"Saat ini kemajuan teknologi industri perkapalan terus berkembang melahirkan kapal-kapal raksasa yang makin canggih. Super tanker terbesar saat ini Seawise Giant panjangnya 458 meter berbobot 564,650 DWT, sementara kapal container terbesar yang diproduksi tahun lalu di galangan kapal Samsung Ever ACE mampu membawa 24 ribu TEUs container. Perkembangan teknologi pelayaran sangat pesat, meski ukuran kapal makin besar, tapi jumlah crew untuk mengoperasikan kapal justru berkurang," jelas Prof. Nizam.
Akibat dari hal tersebut, ia menambahkan akan ada 23 juta lapangan pekerjaan yang hilang dari Indonesia dalam 10 tahun ke depan, tergantikan oleh robot, otomasi, dan sistem cerdas. Namun demikian juga membuka peluang lahirnya pekerjaan baru, justru dua kali lipat dari jumlah pekerjaan yang hilang.
"Tugas dari perguruan tinggi dan para mahasiswa adalah menyiapkan diri dan kompetensinya dalam menghadapi dunia yang penuh ketidak pastian tersebut. Kompetensi yang harus dimiliki di antaranya kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang kompleks (complex problem solver), kemampuan bernalar kritis, kreatif dan inovatif, kemampuan berkomunikasi, dan berkolaborasi," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut di atas, Kepala BPSDMP, Djoko Sasono, menambahkan bahwa dalam menyiapkan SDM Transportasi untuk menghadapi tangangan tersebut, harus diimbangi dengan kolaborasi antara BPSDMP serta lembaga pendidikan Transportasi dengan Industri atau dunia kerja.
"Menghadapi tantangan disrupsi tersebut tentunya kolaborasi dengan industri atau dunia kerja merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, BPSDMP akan menyiapkan Forum Studi Vokasi Transportasi masing-masing matra, hal tersebut selain sebagai wadah untuk berkolaborasi dengan Dunia Kerja, juga menjadi wadah untuk merangkul Sekolah Vokasi Transportasi di luar Kementerian Perhubungan," ungkapnya.
Pelantikan yang diikuti sebanyak 235 Perwira Transportasi Laut ini mengambil tema “Competent Seafarers are Ready to Support a green Transition of the Maritime Sector Into a Suitainable Future”, berasal dari program Diploma III Nautika sebanyak 111 orang, Teknika sebanyak, Electro Technical Officer sebanyak 26 orang, serta Program Diklat Pelaut Tingkat III Pembentukan Nautika sebanyak 17 orang dan Teknika sebanyak 10 orang.
Selain itu, Pelaksana Tugas Direktur Poltekpel Surabaya, Heri Sularno, M.H., M.Mar.E. melaporkan bahwa selama proses pendidikan di Poltekpel Surabaya, sejak tahun 2014 telah memberikan Beasiswa kepada Taruna/i terbaik atas prestasi akademik dalam bentuk Beasiswa Peningkatan Prestaei Akademik (PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan (BBP).
Surabaya, 12 Mei 2022
HUMAS BPSDM PERHUBUNGAN
Alamat.Jl.Merdeka Timur No.5 Jakarta
Telp:(021)3847519
Email:humasti-bpsdmp@dephub.go.id
IG: @bpsdmp151
FB:Bpsdm Perhubungan
Twitter:2bpsdmp151
Contact Center:info151@dephub.go.id