MAKSIMALKAN SERAPAN LULUSAN, KAMPUS KEMENHUB TINGKATKAN DAYA SAING SDM DI ERA DIGITAL
Siaran Pers 1391 Views
13 Oktober 2022

MAKSIMALKAN SERAPAN LULUSAN, KAMPUS KEMENHUB TINGKATKAN DAYA SAING SDM DI ERA DIGITAL

Jakarta (13/10) – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, Djoko Sasono, membuka secara resmi kegiatan Tracer Study (Studi Penelurusan Alumni) Tahun 2022 dengan mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Lulusan PKTJ Tegal di Era Digital Dalam Rangka Penguatan Link & Match pada Sektor Public & Private” bertempat di Hotel Mercure Ancol pada Kamis (13/10).

Dalam sambutannya, Kepala BPSDM Perhubungan menyampaikan bahwa kegiatan tracer study ini merupakan proses penelurusan rekam jejak alumni Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) yang bekerja di dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja serta sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan tujuan untuk mendapatkan informasi mengenai ilmu pengetahuan, keterampilan dan karakter yang dimiliki oleh lulusan PKTJ sesuai dengan profesi dan kompetensi yang sedang dijalani saat ini.

“kagiatan tracer study ini penting untuk mendapatkan umpan balik dari semua proses aktifitas yang telah dilakukan, melalui kegiatan ini diharapkan ada keterlibatan alumni yang berperan aktif dalam memberikan masukan dan menyampaikan temuan-temuan sehingga cara ini dapat menjadi suatu tools dalam perbaikan kedepannya”, ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa selain upaya mendapatkan informasi, link and match yang berprinsip pada pembelajaran dimana profesionalitas lulusan merupakan bagian dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan PKTJ, hal tersebut sangat diperlukan dalam membangun industri pendidikan dengan menginformasikan semua proses diantara tiga pilar yaitu regulator, industri dan pendidikan.

“Sudah lama kita mencanangkan link and match dengan tiga tahapan dalam membangun industri pendidikan yang nantinya diharapkan bisa memberikan kontribusi, idealnya dimulai dari tahap perencanaan, perekrutan taruna dan setelah kedua tahapan dilaksanakan barulah proses pendidikan berjalan”, ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa selain kebijakan merdeka belajar diharapkan adanya program permagangan yang diberikan kepada para staff pengajar di industri sebagai wadah pengembangan pendidikan dan pelatihan untuk menghasilkan lulusan yang BerPRESTASI (Profesional, Beretika, Standard Global dan Integritas) serta dapat menghilangkan distorsi antara pendidikan dengan dunia kerja.

“Saya meminta agar link and match ini berjalan secara total, diharapkan staff pengajar lebih kaya akan pengetahuan dengan cara diberikannya ruang dan kesempatan untuk bertanya dan belajar di industri-industri yang nantinya dapat menjadi bekal mengajar kepada para Taruna/I”, tambahnya.

Selain itu Ia menyoroti tentang isu terkini di Transportasi Darat yaitu banyaknya kecelakaan yang diakibatkan oleh rem blong, menurutnya hal tersebut berkaitan erat dengan kompetensi dari Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri, oleh karenanya ia berharap melalui kegiatan tracer study ini dapat berkontribusi dalam menyiapkan SDM transportasi darat yang bisa menjamin keselamatan di jalan.

“Pada kasus kecelakaan yang fatal, perlu adanya keberpihakan dalam rangka SDMnya dalam pembiasaan berperilaku, oleh karnanya trace study ini akan memberikan kita solusi dan bersama-sama dengan industri dapat melakukan perbaikan sesuai dengan fakta yang ada dengan tujuan memperkecil dampak-dampak negatif yang terjadi dengan terus melakukan peningkatan pelatihan ”, ucapnya.

Di akhir sambutannya, Kepala BPSDM Perhubungan berharap semoga dengan diselenggarakannya kegiatan ini dapat memberikan hasil yang positif kepada PKTJ guna meningkatkan kualitas SDM transportasi Indonesia dalam peningkatan keselamatan angkutan jalan.

“Setitik apapun informasi yang diterima pada saat pendidikan akan meningkatkan keselamatan bersama, hal itulah yang diharapkan dari kegiatan ini, setitik informasi yang bapak ibu sekalian berikan akan meningkatkan keselamatan kita semua”, tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, I Made Suartika, A.TD., M.Sc. Eng, melaporkan bahwa kegiatan Tracer Study Tahun 2022 dihadiri sebanyak 150 peserta yang terdiri dari seluruh alumni PKTJ program studi Diploma II Pengujian Kendaraan Bermotor, Diploma III Teknologi Otomotif, Sarjana Terapan Rekayasa Sistem Transportasi Jalan dan Sarjana terapan Teknologi Rekayasa Otomotif. 

Selain itu, dihadiri pula oleh para Stakeholder yang berasal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek, Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Darat, Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten dan Kota, Perum DAMRI, Perum PPD, PT. Pertamina, PT. TransJakarta dan PT Elnusa Petrofin. 


Jakarta, 13 Oktober 2022 

HUMAS BPSDM PERHUBUNGAN
Alamat: Jl. Medan Merdeka Timur No. 5, Jakarta
Telp: (021) 3847519
Email: humasti-bpsdmp@dephub.go.id
IG: @bpsdmp151
FB: Bpsdm Perhubungan
Twitter: @bpsdmp151
Contact Center: info151@dephub.go.id

Bagikan: