SIARAN PERS
Nomor: HMS.V/II/BPSDMP-2026
*PERKUAT DAYA SAING INDUSTRI AVIASI, 105 PROFESIONAL PENERBANGAN DIKUKUHKAN LEWAT SKEMA RPL PPI CURUG*
Curug, Tangerang (18/2) — Penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama daya saing industri penerbangan nasional. Menjawab tantangan tersebut, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug mengukuhkan 105 profesional penerbangan melalui Yudisium dan Wisuda Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun Akademik 2025/2026 pada Kamis (12/2).
Program RPL merupakan bentuk pengakuan formal atas kompetensi, pengalaman kerja, serta pembelajaran nonformal dan informal yang telah dimiliki para insan penerbangan, yang kemudian dikonversi ke dalam capaian pembelajaran sesuai standar pendidikan vokasi penerbangan.
Memberikan Orasi Ilmiah, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Cris Kuntadi, menekankan bahwa transformasi SDM berbasis kompetensi adalah keniscayaan di tengah dinamika industri global.
“Keberhasilan industri tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi oleh kualitas manusianya. SDM penerbangan Indonesia harus memiliki growth mindset, future mindset, dan entrepreneurial mindset agar mampu bersaing di level internasional,” tegasnya.
Selain itu, ia menambahkan bahwa para lulusan harus mampu beradaptasi dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
“Para wisudawan hari ini merupakan gambaran sumber daya manusia Indonesia yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, keselamatan, dan etos profesionalisme. Di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah, dibutuhkan insan yang mampu beradaptasi, terus belajar, serta mengambil peran strategis dalam transformasi pengelolaan sumber daya manusia nasional,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara, M. Abrar Tuntalanai, dalam sambutannya menyatakan bahwa RPL merupakan bentuk konkret pengakuan negara terhadap profesionalisme tenaga kerja penerbangan.
“RPL memastikan pengalaman kerja memiliki legitimasi akademik dan standar mutu yang terukur. Ini adalah fondasi penting bagi keselamatan dan keberlanjutan industri penerbangan nasional,” ujarnya.
Pada Wisuda kali ini, Sebanyak 105 wisudawan resmi dikukuhkan, yang berasal dari program studi Teknik Navigasi Udara, Teknik Pesawat Udara, Lalu Lintas Udara, serta Teknik Listrik Bandara. Dimana 85 orang dinyatakan lulus dengan predikat pujian. Selain itu, empat wisudawan terbaik dari masing-masing program studi ditetapkan berdasarkan capaian akademik dengan rata-rata nilai berkisar antara 3,55 hingga 3,87, dan menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Pada kesempatan yang sama, Direktur PPI Curug, Capt. Megi H. Helmiadi, dalam laporan Pendidikan menyampaikan bahwa PPI Curug seantiasa berkomitmen pemuh dalam menjaga mutu pendidikan vokasi penerbangan yang selaras dengan kebutuhan industri dan regulasi nasional maupun internasional.
“Dengan tema “Empowering Indonesian Aviation Talents”, PPI Curug menegaskan komitmennya membangun talenta aviasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi keselamatan dan integritas profesional.” Pungkasnya.
Wisuda ini sekaligus mempertegas peran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam menyiapkan SDM transportasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.
Tangerang, 18 Februari 2026
HUMAS BPSDM PERHUBUNGAN
Alamat: Jl. Medan Merdeka Timur No. 5, Jakarta
Telp: (021) 3847519
Email: humasti-bpsdmp@dephub.go.id
IG: @bpsdmp151
FB: Bpsdm Perhubungan
Contact Center: info151@dephub.go.id