RI Gandeng Panama, Taruna Pelayaran Kemenhub Berpeluang Magang & Studi ke Luar Negeri
Siaran Pers 56 Views
29 April 2026

RI Gandeng Panama, Taruna Pelayaran Kemenhub Berpeluang Magang & Studi ke Luar Negeri

Siaran Pers

Jakarta – Posisi Indonesia di jalur maritim global terus diperkuat dengan menitikberatkan pada kualitas SDM sebagai fondasi utama. Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) membuka peluang kolaborasi strategis dengan Panama, negara yang mengelola salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Kolaborasi ini ditandai dengan audiensi dan kunjungan Duta Besar RI untuk Panama ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Indonesia, Selasa (28/4). Bukan sekadar pertemuan seremonial, kerja sama ini diarahkan pada program konkret yang berdampak langsung bagi taruna hingga sistem logistik nasional.

Kepala BPSDMP, Suharto, menegaskan bahwa penguatan SDM transportasi menjadi fokus utama dalam mendukung konektivitas nasional, pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa. 

“Karena itu, kerja sama internasional seperti ini menjadi salah satu pilar strategis dalam penguatan kurikulum berbasis standar global, peningkatan kompetensi, serta mendorong inovasi di sektor transportasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembelajaran langsung dari praktik terbaik dunia, mulai dari manajemen pelabuhan, pengaturan lalu lintas kapal, hingga sistem logistik modern. Artinya, taruna Indonesia ke depan tak hanya belajar teori di kelas, tapi juga berpotensi merasakan pengalaman global.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menjadi pemicu bagi institusi pendidikan lainnya untuk menjalin kolaborasi dengan mitra Internasional, sekaligus membuka peluang bagi taruna untuk berkembang ke jenjang yang lebih luas.” ungkap Kepala BPSDM Perhubungan.

Salah satu langkah konkret yang sudah berjalan adalah penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara STIP dan Universidad Marítima Internacional de Panamá (UMIP) pada 15 April 2026.

Ketua STIP, Tri Cahyadi, menyebut kerja sama ini membuka banyak peluang baru.
Mulai dari pertukaran taruna dan dosen, pelatihan bersama, sampai riset maritim. Ini kesempatan besar untuk meningkatkan kompetensi dan wawasan global.

“Dengan skema ini, taruna Indonesia berpeluang mengikuti program internasional, memperluas jejaring, sekaligus meningkatkan daya saing saat masuk ke dunia kerja.” jelasnya.

Untuk itu, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Panama, Hendra Halim, menekankan pentingnya memanfaatkan posisi strategis Panama sebagai penghubung perdagangan global. Karena sebagai pengelola Terusan Panama, jalur vital yang dilalui ribuan kapal setiap tahun, negara tersebut dinilai memiliki pengalaman yang sangat relevan untuk dipelajari Indonesia.

“Saya berharap dengan pertemuan ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dan perjanjian lanjutan yang memperkuat implementasi kerja sama serta memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ungkapnya.

Kolaborasi Indonesia–Panama ini menjadi sinyal bahwa penguatan sektor maritim tidak lagi hanya soal infrastruktur, tetapi juga investasi penting pada manusianya. SDM transportasi yang kompeten akan berkontribusi pada sistem logistik yang lebih efisien, biaya distribusi yang lebih murah, dan konektivitas antarwilayah yang lebih baik. Selain itu juga, dengan adanya peningkatan daya saing ekonomi nasional, tentunya meningkatkan potensi Indonesia menjadi pemain utama di panggung maritim global.

Jakarta, 29 April 2026

HUMAS BPSDM PERHUBUNGAN
Alamat: Jl. Medan Merdeka Timur No. 5, Jakarta
Telp: (021) 3847519
Email: humasti-bpsdmp@kemenhub.go.id
IG: @bpsdmp151
FB: Bpsdm Perhubungan
Contact Center: info151@kemenhub.go.id

Bagikan: