DUKUNG KOMITMEN IMO SUKSESKAN 17 TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN PBB, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SIAPKAN PELAUT YANG MEMILIKI KNOWLEDGE, SKILL, DAN ATTITUDE
Siaran Pers 1577 Views
12 April 2021

DUKUNG KOMITMEN IMO SUKSESKAN 17 TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN PBB, KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SIAPKAN PELAUT YANG MEMILIKI KNOWLEDGE, SKILL, DAN ATTITUDE

Jakarta (9/4) - Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, melantik 143 Perwira Pelayaran Niaga lulusan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten, pada jumat (9/4). Pelantikan kali ini dilaksanakan dengan kombinasi virtual dan tatap muka di Auditorium Poltekpel Banten dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam sambutannya, Djoko mengungkapkan bahwa saat ini Pelaut merupakan pekerja kunci yang memegang peranan penting terhadap keberlangsungan kehidupan di bumi, terlebih saat menghadapi tantangan  pandemi covid-19.

"Di masa pandemi saat ini, pelaut memiliki peranan penting dan strategis dalam menjaga keseimbangan pergerakan perpindahan orang dan barang serta menjamin komoditas didunia agar tetap berjalan lancar, aman dan selamat sampai tujuan”, ungkap Djoko.

Untuk dapat menghadapi tantangan tersebut, Djoko menambahkan bahwa para Perwira Pelayaran Niaga harus terus semangat untuk  belajar serta meningkatkan pengetahuan dan skill agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik di bidang pelayaran. 

Pelantikan perwira pelayaran niaga kali ini mengambil tema “Sustainable Shipping for A Sustainable Planet”, dimana tema ini sejalan dengan salah satu komitmen IMO untuk membantu negara-negara Anggota PBB dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan yang merupakan salah satu dari 17 tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.

Djoko berpesan agar Poltekpel Banten sebagai salah satu lembaga pendidikan dan pelatihan Pelayaran dapat mencetak SDM Pelaut yang tangguh dan memiliki KSA (Knowledge, Skill, Attitude) yang mumpuni untuk melaksanakan pekerjaan di atas kapal dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan laut. 

"Luas lautan Indonesia sebesar 5,8 juta kilometer persegi merupakan sumber daya yang sangat besar, oleh sebab itu diperlukan banyak SDM yang memiliki kompetensi untuk mengolah kekayaan bangsa tersebut." Ucap Djoko.

Direktur Poltekpel Banten, Heru Widada, dalam laporannya mengungkapkan bahwa perwira pelayaran yang dilantik pada kesempatan ini merupaka  lulusan Diklat Pelaut Tingkat III dan IV Nautika dan Teknika.

"Mereka telah menyelesaikan pendidikan teori dan praktik selama 3 semester di kampus dan 12 bulan praktik berlayar di kapal niaga untuk Diklat Pelaut Tingkat III dan pendidikan teori dan praktik selama 2 semester serta 12 bulan praktik berlayar di kapal niaga bagi Diklat Pelaut Tingkat IV." Pungkas Heru.

BON VOYAGE KE-54 BP3IP JAKARTA

Di waktu yang sama Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta juga menyelenggarakan   upacara Bon Voyage ke-54 bagi para lulusan program Diklat Pelaut Tingkat - I (Satu) bidang keahlian Nautika dan Teknika pada di Jakarta.

Bon Voyage kali ini mengusung tema yang senada dengan International Maritime Organization (IMO) yaitu berpartisipasi aktif dalam mensukseskan the United Nations 2030 agenda for sustainable Development and the associated SDGs (17th Sustainable Development Goals).

Bon Voyage  ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), M.Yugihartiman.

Dalam sambutannya Yugihartiman menyampaikan peran aktif  Indonesia sebagai anggota Dewan IMO memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menentukan arah dan kebijakan penyusunan aturan maritim internasional yang juga berpengaruh terhadap kebijakan maritim nasional. 

Hal ini sangat mendukung program maritim di Indonesia dan sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia," ujar M.Yugihartiman

Untuk menunjang hal tersebut, Yugihartiman mengungkapkan, bahwa diperlukan SDM yang unggul dan kompeten dalam memenuhi kebutuhan transportasi yang terkoneksi, andal, selamat, aman, dan nyaman khususnya di bidang SDM Transportasi Laut, sesuai dengan program kerja Pemerintah Joko Widodo-Maruf Amin yang mencanangkan tahun 2019 sebagai tahun dimulainya peningkatan kualitas SDM. 

Oleh karena itu untuk membangun dan mengembangkan SDM yang unggul, lembaga diklat di bawah BPSDMP harus terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan kurikulum dengan kemajuan zaman khususnya pada era digitalisasi dan Industri 5.0. Seperti pada BP3IP Jakarta yang sudah menyelenggarakan distance e-learning, dan melakukan kolaborasi dengan stakeholder, serta mengembangkan diklat non mandatory yang diperlukan pasar” ungkap M.Yugihartiman 

Mengakhiri sambutannya, M.Yugihartiman berpesan kepada para peserta Bon Voyage bahwa meskipun telah mencapai tingkat tertinggi dari jenjang pelaut, mereka jangan cepat berpuas diri namun harus tetap mengembangkan diri dan dapat menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi di bidang maritim, dalam menghadapi tantangan dimana tuntutan tugas dan tanggung jawab sebagai pelaut  sehingga menjadi pelaut yang handal dan milenial di era digitalisasi 5.0

Dalam laporan pendidikan Direktur BP3IP Ir. Sugeng Wibowo melaporkan sebanyak 56 Perwira transportasi laut dilantik hari ini dengan rincian Diklat Pelaut Ahli Nautika Tingkat I sebanyak 36 perwira dan Diklat Pelaut Ahli Teknika Tingkat I sebanyak 16 perwira.

Menutup acara Bon Voyage, BP3IP dalam kesempatan ini melaksanakan Launching Aplikasi GO BP3IP, Aplikasi yang di resmikan oleh Sekretaris BPSDMP ini merupakan start up berbasis android yang dikembangkan oleh BP3IP untuk memberikan pelayan administrasi dan akademik hingga layanan informasi lowongan pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkembang saat ini. 

Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, pelayanan jasa perhubungan khususnya dalam bidang pendidikan yang andal dan memberikan nilai tambah dapat terwujud secara optimal.

Bagikan: