JAKARTA (26/11) - Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) dan Universitas Teknologi MARA (UiTM) Malaysia melakukan seremonial penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual dalam rangka peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia di kedua belah pihak pada Jum’at (26/11).
Dalam sambutannya, Pelaksana tugas Kepala BPSDM Perhubungan, Dr. Capt. A. Arif Priadi, M.Sc mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Mara Technological University (UiTM) cq. Malaysia Institute of Transport (MITRANS) atas realisasi Memorandum of Understanding (MoU) ini.
“Setelah seremonial virtual ini, diharapkan kerjas ama yang lebih intensif dengan Politeknik di bawah BPSDM Perhubungan dapat dilakukan melalui Memorandum of Agreement (MoA) dalam bentuk pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, penelitian dan publikasi internasional, lokakarya atau kerja sama lainnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan vokasi di bawah Kementerian Perhubungan”, ungkapnya.
Ia menyampaikan sesuai arahan Menteri Perhubungan dalam pelaksanaan pembangunan Sumber Daya Manusia di bidang transportasi yang unggul, lembaga pendidikan tidak dapat berperan secara mandiri, untuk itu diperlukan kolaborasi antara Lembaga Pendidikan dan Industri, sehingga dapat meningkatkan kompetensi serta menjamin Link and Match antara supply SDM yang dibentuk di lembaga Pendidikan dengan jumlah dan kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan oleh Industri.
“Pandemi covid-19 telah memberikan gambaran kelangsungan dunia pendidikan di masa depan melalui bantuan teknologi, namun teknologi tetap tidak dapat menggantikan peran guru, dosen, dan interaksi belajar antara siswa dan guru, karena pendidikan bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan tetapi juga tentang nilai, kerjasama, dan kompetensi. Situasi pandemi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kreativitas setiap individu dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan dunia pendidikan”, jelasnya.
Adapun lingkup kerja sama yang ada pada MoU ini yaitu Pendidikan dan Pelatihan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM, Program Pertukaran dosen, instruktur, tenaga ahli dan taruna/i, Magang, Pertukaran Pelajar, Pelatihan Bersama dan Publikasi, Seminar dan Pertukaran Informasi di Bidang Transportasi, Pembentukan Program Studi Baru, dan Konsultansi.
Sebagaimana diketahui BPSDM Perhubungan adalah lembaga di bawah Kementerian Perhubungan yang bertanggung jawab mengembangkan SDM di bidang perhubungan darat, perhubungan laut, dan penerbangan sipil, dimana terdapat 27 lembaga pendidikan dan pelatihan yang berlokasi di seluruh Indonesia dengan lebih dari dua puluh dua ribu taruna.
Sementara itu, Ketua Setiausaha Kementerian Transportasi Malaysia, YBhg. Datuk Isham Ishak menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan hal yang penting dan membanggakan sebagai bentuk kolaborasi penyelenggara pendidikan dan pelatihan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat meningkatkan mutu pendidikan vokasi di bidang transportasi dan kualitas Sumber Daya Manusianya sehingga dapat mewujudkan transportasi yang selamat, aman, nyaman dan sehat di masa Pandemi Covid-19 ini”, ungkapnya.
Jakarta, 26 November 2021