KREATIF DAN ADAPTIF DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI, SALAH SATU KIAT SUKSES UNTUK BERSAING PADA INDUSTRI TRANSPORTASI
Siaran Pers 1355 Views
8 April 2021

KREATIF DAN ADAPTIF DENGAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI, SALAH SATU KIAT SUKSES UNTUK BERSAING PADA INDUSTRI TRANSPORTASI

Jakarta (08/04) - Kepala Badan Pengelola Transportasi JABODETABEK (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Polana B. Pramesti melantik Perwira Remaja Pelayaran STIP Jakarta hari ini, 8 April 2021. Pelantikan dilakukan secara kombinasi virtual dan tatap muka bertempat di Lapangan Upacara Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta dengan mengacu pada protokol kesehatan. Sebanyak 72 Perwira Remaja Pelayaran yang dilantik hari, telah  menyelesaikan pendidikannya baik teori, praktek pada simulator dan laboratorium maupun praktek berlayar. 

Dalam sambutannya, Polana menyampaikan bahwa STIP Jakarta merupakan salah satu Sekolah Tinggi Vokasi di lingkungan Kementerian Perhubungan yang menghasilkan lulusan yang unggul, prima,  profesional dan diharapkan mampu mampu bersaing dengan dunia kerja Internasional dengan mengembangkan kreatifitas dan adaptif dengan perkembangan teknologi.

“Kuasailah teknologi dan manfaatkan teknologi informasi “Reaching the world with vocation and technology”, jelas Polana.

Polana berharap para wisudawan dapat menjadi agen perubahan untuk menjadikan Indonesia kedepannya menjadi negara yang memegang peranan penting dalam industri maritim global.

Kepala BPTJ juga mengapresiasi langkah terobosan STIP dengan membuka Program Studi Magister Terapan terdiri dari Prodi Magister Terapan Teknik Keselamatan Dan Resiko (M.Tr.T) Dan Prodi Magister Terapan Pemasaran, Inovasi Dan Teknologi (M.Tr.M).

Dengan demikian, diharapkan para lulusan dapat meningkatkan kompetensi dengan mengambil jenjang pendidikan lebih tinggi dan memiliki kompetensi dibidangnya.

Mengakhiri sambutannya, Polana mengingatkan kepada para wisudawan untuk jangan pernah berpuas diri terhadap keberhasilan yang saat ini dicapai agar terus meningkatkan diri serta meningkatkan profesional pergunakan semua kemampuan yang kalian miliki berupa pengetahuan, ketrampilan dan sikap dan perilaku yang baik.

Dalam laporannya, Ketua STIP Jakarta Amirrudin menyebutkan, jumlah sebanyak 72 wisudawan Program Diploma IV terdiri dari Program Studi Nautika sebanyak 32 Wisudwan dan Teknika Wisudawan sebanyak 40 Wisudawan. 

Bekali dengan kompetensi soft skill, lulusan diharapkan tangguh dan mampu bersaing. (Surabaya, 08/04) Di lokasi yang berbeda Sekretaris Direkorat Jenderal Perhubungan Laut, Andi Hartono, memimpin prosesi Pelantikan Perwira Transportasi Laut lulusan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya yang ke 44, yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan di Auditorium Kampus Poltekpel Surabaya.

Dalam sambutannya Andi menyampaikan bahwa sebagaimana tema IMO tahun ini yaitu Seafares are The Core of Shipping’s Future, Ia mengajak seluruh wisudawan yang dilantik hari ini patut berbangga karena saat ini pelaut adalah keyworkes dan merupakan inti dari perkapalan di masa depan.

“Dengan tema pelantikan perwira transportasi laut Poltekpel Surabaya kali ini, yaitu Competent Seafarers are The Core of Shipping’s Future, Ready to Meet The Challenges and Opportunities of Digitalization and Automation, diharapkan para lulusan memiliki kompetensi yang ditunggu-tunggu oleh dunia pelayaran dan siap memenuhi tantangan serta peluang digitalisasi dan otomasi di industri pelayaran”, ungkap Andi.

Ia mengatakan setelah memasuki era revolusi industri 4.0 yang dianggap menimbulkan degradasi manusia, selanjutnya Indonesia akan memasuki era society 5.0, dimana era ini sebagai pembaharuan yang menempatkan manusia sebagai komponen utama di dalamnya. Dengan adanya pembaharuan tersebut, Andi menambahkan, dapat menghasilkan nilai baru dengan elaborasi dan kerja sama pada sistem, informasi dan teknologi yang juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan atau Human Capital.

“Dalam persiapan menghadapi era Society 5.0 dan pandemi Covid-19, ada tiga pedoman kemampuan utama yang butuhkan, diantaranya yaitu kemampuan memecahkan masalah kompleks dan dapat menjadi problem solver bagi dirinya serta orang banyak, kemampuan untuk berpikir secara kritis, dan kemampuan untuk berkreativitas”, jelas Andi.

Andi menyampaikan bahwa Poltekpel Surabaya tidak hanya memprioritaskan hard skill tetapi juga pengembangan soft skill bagi lulusan, agar para lulusan transportasi laut menjadi insan transportasi laut yang tangguh menghadapi segala macam tantangan.

“Kondisi pandemi telah membawa kita memasuki kenormalan baru, termasuk cara berpikir baru yakni kemampuan beradaptasi, berfikir kritis, kreatif dan berinovasi, kepemimpinan dan kecerdasan emosional”, ujar Andi.

Kepada para wisudawan Ia berpesan untuk selalu menjaga profesionalisme, integritas, disiplin yang tinggi serta bekerja keras dengan cara-cara cerdas untuk dapat memenangkan persaingan yang akan semakin ketat.

Direktur Poltekpel Surabaya, Capt. Dian Wahdiana, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya wisuda ini adalah untuk melantik dan memberi penghargaan kepada perwira transportasi laut diklat pembentukan program Diploma III dan DP-III atas prestasi akademik yang telah dicapai.

Sebayak  170 perwira transportasi laut dilantik pada hari ini dengan rincian Diploma III (D-III) Program studi Nautika sebanyak 63 orang, D-III Teknika sebanyak 53 orang dan D-III Elektro sebanyak 8 orang. Selain itu, juga Program DP-III Pembentukan, dengan Bidang Keahlian Nautika sebanyak 25 orang dan Teknika sebanyak 21 orang.

Bagikan: