LANTIK LULUSAN PIP MAKASSAR, KEPALA BPSDMP: PERWIRA PELAYARAN NIAGA HARUS MENJADI KEBANGGAN INDONESIA DI SEKTOR MARITIM
Siaran Pers 1546 Views
26 Januari 2021

LANTIK LULUSAN PIP MAKASSAR, KEPALA BPSDMP: PERWIRA PELAYARAN NIAGA HARUS MENJADI KEBANGGAN INDONESIA DI SEKTOR MARITIM

Jakarta (26/1) - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Sugihardjo, melantik sebanyak 631 Perwira Pelayaran Niaga lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Pelantikan kali ini dilaksanakan secara virtual melalui sambungan Video Conference, pada Selasa (26/1) dari Kantor Pusat BPSDMP di Jakarta dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Pelantikan Perwira kali ini tidak bisa dilaksanakan secara langsung, karena Pandemi Covid-19 yang terjadi di negara kita masih terus berlangsung, oleh karena itu sesuai dengan arahan bapak Menteri Perhubungan saya meminta kepada seluruh Direktur Politeknik dan Ketua Sekolah Tinggi untuk lebih mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan dalam penyelenggaraan pembelajaran termasuk penyelenggaraan wisuda, oleh karena itu Pelantikan Perwira kali ini kita selenggarakan secara virtual”, ungkap Sugihardjo dalam sambutannya.

Sugihardjo menyampaikan, meskipun pelantikan yang dilakukan secara virtual namun tidak mengurangi kehidmatan dan kebanggaan para lulusan yang dilantik sebagai perwira Ahli Pelayaran Niaga Nautika dan Teknika Tingkat V, IV, III, II, dan I.

“Saya selaku Kepala BPSDMP menyampaikan selamat dan dengan penuh kebanggaan melantik saudara, karena Perwira Pelayaran Niaga baik Ahli Nautika dan Ahli Teknika merupakan ujung tombak pendistribusian logistik dan ujung tombak pelayaran penumpang ke seluruh wilayah tanah air, karena Indonesia sebagai negara Maritim tidak akan pernah bisa lepas dari jasa Pelayaran Transportasi Laut”, ucap Sugihardjo

Dalam situasi Pandemi saat ini, Sugihardjo mengungkapkan bahwa Pelaut merupakan kunci dari berjalannya distribusi logistik baik untuk kebutuhan pokok masyarakat dan obat-obatan, meskipun mobilitas transportasi baik darat, laut dan udara saat ini dikendalikan bahkan dibatasi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Meskipun transportasi baik darat, laut, maupun udara dibatasi akibat pandemi, kapal-kapal kita tetap terus berlayar melayani seluruh wilayah di tanah air, baik untuk mendistibusikan logistik maupun untuk melayani kebutuhan angkutan penumpang ke daerah-daerah dan lokasi-lokasi terpencil di seluruh nusantara”, tambah Sugihardjo.

Kepala BPSDM Perhubungan juga menyampaikan, sebagai Perwira Pelayaran Niaga yang nantinya menjadi ujung tombak transportasi laut, dituntut untuk memiliki profesionalitas, semangat pengabdian dan jiwa kebaharian yang harus terus ditumbuhkembangkan sehingga Perwira Pelayaran Niaga lulusan PIP Makassar dapat menjadi kebanggaan Indonesia di sektor maritim.  

“Apabila merujuk pada data di seluruh dunia, perwira pelaut Indonesia di kapal-kapal asing jumlahnya mencapai peringkat ke-empat, sementara untuk non-officer, itu peringkat tiga dunia. Saudara semua adalah pahlawan devisa yang mengharumkan nama baik negara, karena itu saya berpesan agar saudara harus terus mengembangkan kemampuan diri saudara sejalan dengan perkembangan teknologi, mampu berkolaborasi dan berkomunikasi dengan para pihak baik di atas kapal maupun di daratan, saudara dituntut untuk mengembangakan kemampuan untuk mampu bersaing dengan pelaut-pelaut dari bangsa lain di dunia”, ungkap Sugihardjo.

Di samping kompetensi yang didapat dari pendidikan di PIP Makassar, Sugihardjo berpesan, agar para Perwira Pelayaran Niaga terus mengembangkan diri bukan hanya hard skill yang didapat saat pendidikan, namun juga soft skill.

“Sebagai Perwira Pelayaran Niaga, saudara juga dituntut untuk mengembangkan Soft Skill Competence melalui 4C yaitu Critical Thinking, Creative Solution, Colaboration dan Communication Skill, seorang perwira dituntut untuk mampu menyampaikan gagasannya dengan baik, kepada ABK, kepada penumpang, kepada para pengguna jasa kita dengan sebaik-baiknya sehingga pesan dapat diterima dengan baik”, Pesan Sugihardjo.

Pada Kesempatan yang sama di Makassar, Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Capt. Sukirno dalam laporannya menjelaskan, Pelantikan Perwira Pelayaran Niaga kali ini diikuti sebanyak 631 Lulusan Diklat Pelaut Tingkat I, II, III, IV, dan IV yang terdiri dari Ahli Nautika dan Ahli Teknika, dengan rincian Ahli Nautika Tingkat (ANT) I sebanyak 45 lulusan, ANT II sebanyak 55 lulusan, ANT III sebanyak 47 lulusan, ANT IV sebanyak 84 lulusan dan ANT V sebanyak 122 lulusan. Sedangkan Teknika yaitu Ahli Teknika Tingkat (ATT) I sebanyak 35 lulusan, ATT II sebanyak 64 lulusan, ATT III sebanyak 40 lulusan, ATT IV sebanyak 42 lulusan, dan ATT V sebanyak 97 lulusan.

“Seluruh lulusan Diklat peningkatan kompetensi kepelautan ini, telah mengikuti pendidikan yang mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan sesuai tingkat kompetensinya dan pada akhir diklat dilakukan pengujian keahlian kepelautan sesuai sistem dan prosedur penyelenggaraan ujian keahlian dan sertifikasi kepelautan dari Direktur Jenderal Perhubungan Laut”, Pungkas Capt. Sukirno.

Bagikan: